Archive for the ‘Motor’ Category

Sehari Rata-Rata Tiga Kendaraan Hilang

Tuesday, October 14th, 2008 | 63 views

Di Jakarta rupanya kehilangan kendaraan motor masih tetap subur. Bisa dibayangkan jika dalam satu bulan rata-rata kehilangan kendaraan bermotor mencapai 910 buah maka sehari jika dirata-ratakan menjadi tiga buah. Data ini nampaknya RESMI dari pihak berwajib karena di release oleh situs resmi dari kominfo. Dibawah ini beritanya :

7.282 KASUS CURANMOR TERJADI JANUARI - AGUSTUS 2008

Jakarta, 13/10/2008 (Kominfo-Newsroom) – Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kombes (Pol) Zulkarnain mengungkapkan, berdasarkan data website Reserse dan Kriminal Polda sejak awal Januari hingga Agustus 2008 telah terjadi 7.282 kasus pencurian kendaraan bermotor atau rata – rata 910 kasus setiap bulannya.

Menurut  Zulkarnain saat dihubungi di Jerman untuk studi banding, Senin (13/10), maraknya kasus curanmor ini merupakan  akibat dari rendahnya tingkat perekonomian masyarakat Indonesia. “Paling banyak kasus curanmor terjadi karena dilatarbelakangi oleh masalah perekonomian. “Kebutuhan yang semakin meningkat namun pendapatan kurang.”
Dia
menilai, angka ini akan terus meningkat dibanding tahun lalu jika masyarakat kurang memiliki rasa tanggung jawab dan keimanan yang kuat.
Guna menekan angka kriminalitas khususnya curanmor,  Zulkarnain mengaku pihaknya telah melakukan patroli terutama di kawasan – kawasan perumahan yang dinilai pelaku kejahatan merupakan sasaran empuk untuk melakukan pencurian.
“Sejauh ini kami juga telah berkoordinasi dengan polsek - polsek setempat, Babinkam juga petugas pertahanan sipil (hansip) di masing – masing area untuk mengamankan rumah-rumah penduduk,” katanya.
Namun, katanya, tugas kepolisian maupun satuan – satuan lainnya dalam mengamankan masyarakat dari tindak kejahatan curanmor tidaklah cukup jika masyarakat sendiri tidak ikut berperan aktif. “Misalnya dengan  melaporkan kejadian-kejadian yang mencurigakan yang mengarah ke tindakan kriminal kepada  pihak kepolisian.” (T.Ty/id/c)

Spion Memble Bikin Bete

Sunday, September 28th, 2008 | 116 views

Spion Memble Bikin BeteKini semakin banyak pengendara (khususnya motor) menganggap sepele keberadaan kaca spion. Meski pabrik motor nya sendiri secara standar tak bakalan berani mendisain kaca spion yang aneh-aneh, bukan lantaran insiyur tukang desain nya takut di cap nyeleneh, nyentrik atau lainnya. Tapi ya memang harusnya benda yang dijual secara umum haruslah sesuai standar kebutuhan saat alat transportasi itu nantinya digunakan. Soal belakangan banyak pengguna sepeda motor yang “merasa lebih ahli” dari perancangnya dengan mengganti spion dengan beraneka bentuk itu urusan lain dan sudah menjadi tanggung jawab pribadi. Saya sendiri lebih senang menggunakan kaca spion standar pabrik, disamping memang fungsinya pas, bila rusakpun mencari penggantinya tidak perlu pusing-pusing menyebutkan bentuknya, ya karena sudah standar. Saya bahkan kadang merasa kagum dengan orang yang mengendari kendaraan roda dua tanpa spion tapi bisa dengan tenang berkendara, bahkan ada yang spionnya memble bin ngawer-ngawer (bentuknya nggak beraturan) atau yang kaca spionnya ditengah atau yang cuma nyenil (kecil) tapi masih bisa tenang berkendara bahkan ngebut seolah-olah tak ada pengendara lain selain dirinya. ASLI saya rasanya sulit berkendara jika alat yang satu itu tak menempel di tempatnya, bahkan meskipun ada tetapi jika posisinya tidak pas pun rasanya ada yang kurang dan itu membebani pikiran. Oleh karenanya ketika benda yang biasa saya putar-putar untuk menentukan posisi yang pas itu mengalami masalah karena rusak dan tak bisa lagi diatur sesuai kebutuhan atau sudah kendor sehingga sering berputar sendiri saat melaju, rasanya jadi kurang sreg.

Spion Memble Bikin BeteBenda (spion) yang diskripsi produknya itu kadang ditulis elegan, modis, aero dinamis dan tetek bengek itu kini membuat saya sedikit sewot, pasalnya baru diputar sesuai posisi dan melaju sebentar saja sudah memble lagi, ada yang bilang spionnya sudah rusak karena oblak, ada yang bilang sudah dol dan lain-lain dan harus diganti. Yang saya nggak terima kalau harus diganti karena kacanya masih bagus, tangkai besi nya juga masih kokoh, cincin penghubung antara kaca spion masih belom sobek alias masih melingkar sesuatu standar, hanya karena sudah nampak rada longgar cincinnya maka gampang mleyat-mleyot alias tidak kesat (jangan ngeres ya) lagi. Kalau harus ganti asli byuh, harganya lumayan karena mendekati selembar uang merah dengan nol lima. Saya tanya ke bengkel (siapa tahu bisa di reparasi dengan membayar lebih sedikit), tukang bengkelnya bilang wah itu tak bisa dibuka, kalau dibuka kacanya pecah, ganti saja yang imitasi atau seken lebih murah. OK… saya ambil satu sebelah kanan yang imitasi. Begitu dipasang memang keker (kekar dan kuat gitu) tetapi begitu melihat pantulan pemandangannya kok rasanya tidak sreg….oalah…. jebulnya kacanya kaca biasa dan bukan kaca seperti standarnya cembung dan cekung. Saya sempet kesel juga, kenapa kok desainnya nggak pake gerigi dan model slop tapi berpasangan, sehingga kalau ada yang rusak pada bagian tertentu tinggal mengganti bagian yang rusak dan tidak harus mengganti kaca spion keseluruhan (sekaligus tangkainya)? O…. dasar pabrik kalau gak gitu nggak untung gede ;)

Eit jangan sewot…… masih ada cara buat ngakalin agar masih bisa berfungsi sesuai standa, caranya :

1. Motor standarkan dua
2. Posisikan (putar) Spion sesuai kebutuhan standar (untuk melihat kebelakan pas gitulah)
3. Beri garis pada posisi yang sudah standar tersebut
4. Copot spion berikut tangkainya

5. Getok (gepengkan sedikit pake palu) cincin yang terbuat dari kaleng tebal yang melingkari tangkai spion dari plastik itu agar menggigit tangkai spion (tujuannya ya membuat kesat seperti semula).
6. Setelah itu pasang kembali
7. Normal kan?

Nah untuk kaca spion yang desainnya lain tetapi standar sesuaikan cara mengakalinya.

obrolan

Bengkel Motor 24 Jam ?

Sunday, September 28th, 2008 | 182 views

Bengkel MalamSabtu, 27 September 2008 Pk.24.00 saya menyempatkan berhenti di Jalur kalimalang (perempatan Jl. Revolusi) melihat rombongan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua terbilang sangat padat. Jika Anda sering melalui jalur ini pagi hari berangkat jam kerja atau pulang kerja nah malam ini meski tengah malam kondisinya sama seperti siang hari. Pemudik dengan motor seakan tak ada henti-hentinya melintas jalan tersebut, persimpangan (karena ada dua perempatan) dengan jalur yang unik ini biasanya kalau siang sering srobot-srobot an malam ini kelihatan tertib karena ada ormas yang secara sukarela mengatur pengguna jalan khusus nya yang dari arah borobudur menuju bekasi agar tak melanggar lampu lalu lintas, tentunya demi keamanan. Selamat mudik, hati-hati dijalan, tetap ikuti aturan lalu lintas, jangan ngebut, jika capek istirahat. Semoga selamat sampai tujuan agar apa yang menjadi harapan terpenuhi.

Gambar diatas adalah mereka yang mendapatkan rejeki dari para pemudik, diantaranya bengkel motor, penjual asesories motor (helem, masker, kacamata dll), termasuk warung-warung yang berada disepanjang jalan yang dilalui pemudik, bengkel dan penjual asesories motor buka 24 jam (demikian infor dari pemilik usaha)

Gambar VIDEO NYA DISINI

Mudik Lebaran 2008

Sunday, September 28th, 2008 | 95 views

Mudik Lebaran 2008 @ Yahoo! Video
Sabtu, 27 September 2008 Pk.24.00 saya menyempatkan berhenti di Jalur kalimalang (perempatan Jl. Revolusi) melihat rombongan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua terbilang sangat padat. Jika Anda sering melalui jalur ini siang pagi hari berangkat jam kerja atau pulang kerja nah malam ini meski tengah malam kondisinya sama seperti siang hari. Pemudik dengan motor seakan tak ada henti-hentinya melintas jalan tersebut, persimpangan (karena ada dua perempatan) dengan jalur yang unik ini biasanya kalau siang sering srobot-srobot an malam ini kelihatan tertib karena ada ormas yang secara sukarela mengatur pengguna jalan khusus nya yang dari arah borobudur menuju bekasi agar tak melanggar lampu lalu lintas, tentunya demi keamanan. Selamat mudik, hati-hati dijalan, tetap ikuti aturan lalu lintas, jangan ngebut, jika capek istirahat. Semoga selamat sampai tujuan agar apa yang menjadi harapan terpenuhi.
Keterengan : Video direkam menggunakan Camera (JADUL) merek SANYO VPC-5500 tanpa lampu blitz, file ukuran 2.4MB di upload ke yahoo menggunakan speedy waktu upload 3 menit 40 detik.

Salah “Ditegur” Marah Akhirnya Kena Getah

Saturday, September 27th, 2008 | 176 views

Tadi malam saya pulang agak malam, seperti biasa melalui jalan yang itu-itu juga. Saya berkendara relatif tidak cepat dan tidak lambat, antara 50-60 Km/Jam. Melewati jalur kiri sepanjang Jl. Panjaitan relatif tidak terlalu ramai. Tiba-tiba didepan saya ada kejadian menarik, seperti apa kejadiannya, nah ini dia :

Malam itu didepan saya (saya dibelakangnya dengan jarak kria2 20m) ada dua sejoli berkendara dengan atribut lengkap, maksudnya kendaraanya memenuhi standar peraturan, dua-duanya berjaket, berhelem, lampu depan menyala terang (pokoknya lengakp lah). Tiba2 dari arah berlawanan ada pengendara lain (Si DIA ini melawan arah berboncengan ngebut dua2nya gak pake kepala eh salah gak pake penutup kepala alias gak pake helem) dan tiba2 berbelok mendadak (sepertinya mau menyebrang jalan, karena masuk ke jalur cepat) tanpa ba-bi-bu kontan saja pengendara yang berboncengan tadi TAKAJUAK (terkejut) lalu menyembunyikan bel lumayan panjang mungkin saking terkejutnya ……. apa yang terjadi? si “perusuh” yang menurut akal waras saya salah itu sepertinya melotot dan berbalik mengejar sang pengendara tadi dan menyalip sampil menunjuk-nunjuk, karena yang satu berboncengan sama wanita dan yang satu berboncengan dua2nya laki2 maka yang berboncengan dengan wanita pun kelihatannya tidak merespon dan memperlambat laju kendarannya karena ditunjuk2 terus entah sambil ngomong apa saja (gak terlalu kelihatan) hanya terlihat sambil ngomong2 gitu, karena mungkin gak ada respon yang ngomel2 dan nunjuk2 itu entah kenapa nampaknya semakin sewot dan tangannya menggapai-gapai ke pengendara yang tadi nge bel….. akhirnya pengendara yang berboncengan dengan wanita itu menghentikan motor nya dan yang ngejarpun ikut berhenti sambil tetap nunjuk-nunjuk. Ujug2 mak wush…. dari arah belakang ada dua MOGE menyalip dari belakang saya (petugas lengkap dengan atribut sepertinya petugas melihat kejadian dari jarak jauh). Begitu melihat ada dua moge petugas, pengendara yang tadi nunjuk2 itu langsung jalan, enak ya dia jalan begitu saja….. ya enggak lah…. dikejarlah dia oleh petugas ber-moge tadi, nggak sampai seratus meter “dia” kelihatan berhasil di-tepi-kan kan petugas tadi. Nah pengendara yang berboncengan dengan wanita tadi ya meneruskan perjalanan dengan biasa dan saya pun karena ingin tahu apa yang akan terjadi saya mengikuti pelan-pelan dibelakangnya. Singkat cerita petugas ber moge masih menulis-nulis dan dua pengendara tadi kelihatan bersungut-sungut entah kenapa. Pengendara yang memboncengkan wanita pun diberhentikan oleh petugas, saya tidak diberhentikan makanya saya salip dan saya menyalakan sein kiri berhenti agak didepan, ingin sekedar melihat apa yang terjadi. Setelah pengendara yang memboncengkan wanita tadi di-tepi-kan oleh petugas, pengendara dan pemboncengnya membuka helem lalu terlihat berbicara sambil tangannya bergerak-gerak tandannya seperti menjelaskan. Karena posisi mereka dekat kelihatan petugas tadi juga berbicara dengan pengendara yang tanpa helem tadi, lalu pengendara yang memboncengkan wanita tadi didekati lagi oleh petugas dan terlihat mengeluarkan dompet lalu mengulurkan sesuatu ke petugas (mungkin surat-surat kendaraan), tak lama kemudian dikembalikan oleh petugas dan pengendara yang memboncengkan wanita tadi meneruskan perjalanan. Sampai disitu sayapun melanjutkan perjalanan dan melihat pengendara yang tanpa helem tadi masih didampingi petugas… Kayaknya kena tilang dia hehehehe….

Info Spesial

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to blog design, short reviews, tips and make money online. More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :
Ping Me